Hadirkan Kepala BEI Lampung, FEB IIB Darmajaya Gelar Kuliah Umum Pasar Modal

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

Bandarlampung

1 November 2022 10:59 WIB
Pendidikan | Rilis ID
FEB IIB Darmajaya gelar kulum Pasar Modal, menghadirkan Kepala BEI Lampung Hendi Prayogi, di Aula Rektorat Lantai III Gedung Alfian Husin, Jumat (28/10/22). Foto: Humas IIB Darmajaya
Rilis ID
FEB IIB Darmajaya gelar kulum Pasar Modal, menghadirkan Kepala BEI Lampung Hendi Prayogi, di Aula Rektorat Lantai III Gedung Alfian Husin, Jumat (28/10/22). Foto: Humas IIB Darmajaya

“Pihak yang membutuhkan modal ini namanya perusahaan. Pihak yang memberikan modal ini adalah investor. Saham adalah tanda bukti kepemilikan perusahaan,” bebernya.

Hendi juga menjelaskan siapa saja yang membeli perusahaan maka dia menjadi pemilik perusahaan tersebut.

“Dahulu untuk melakukan investasi di pasar modal membutuhkan dana yang besar. Saya mulai dulu dengan uang Rp25 juta. Sekarang hanya dengan Rp100 ribu dapat memiliki perusahaan atau sahamnya,” ujarnya.

Ketika telah memiliki perusahaan di pasar modal, kata Hendi, investor dapat meraih dividen per tahunnya.

“Terutama ketika membelinya pada awal pandemi kemarin. Yang semula hanya 200 mencapai hingga 1.000. Ini sudah mendapatkan capital gain,” imbuhnya.

Dia menambahkan dalam menghadapi resesi dapat berinvestasi di pasar modal dengan memilih saham yang memiliki fundamental baik.

“Ada beberapa kategori saham di LQ45 dengan fundamental baik. Karena seperti masa awal pandemi Indeks Harga Saham Gabungan sempat menyentuh 4.000 hanya dalam seminggu karena terjadi panic selling. Tetapi dapat kembali ke 6.000 dalam dua minggu,” pungkasnya. (*)

Menampilkan halaman 2 dari 2
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

Kepala BEI Lampung

FEB IIB Darmajaya

Kuliah Umum Pasar Modal

IIB Darmajaya

Hendi Prayogi

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya