CIMSA FK Ikut Berpartisipasi Aktif dalam Forum APRM IFMSA di Bangkok Thailand
Fi fita
Bandarlampung
Acara ini dihadiri sebanyak 48 partisipan dengan rangkaian acara lainnya seperti penyampaian materi oleh dr. Hendro Sihaloho, S.Ked, dilanjutkan dengan demonstrasi bahayanya merokok, focus group discussion, dan dilanjutkan screening melalui website SOBATTB.
Rangkaian acara berikutnya dilanjutkan pada Minggu 31 Maret 2024. Bersama dengan RRI PRO 2 Bandar Lampung, SCOPH CIMSA FK Unila mengadakan Air Campaign dengan topik materi berupa pengenalan, pencegahan, dan penanganan terhadap tuberkulosis yang dibawakan oleh Nabila Fitri Humaira dan Jedo Muchammad Tias Temun, selaku Public Health Trainer IFMSA Certified.
“Saat kita siaran di Pro2 BDL, kita melakukan Air Campaign dalam bentuk talkshow, topik pembahasannya itu tentang tuberkulosis, urgensinya, pencegahanya, prevalensinya, serta bentuk penanganan dari penyakit tuberkulosis itu sendiri.” imbuh Jedo
Dihari yang sama, dilanjutkan rangkaian acara Public Discussion melalui zoom meeting dengan mengundang 2 panelis expert, yakni Guru Besar Fakultas Kedokteran Unila Prof. Dr. Dyah Wulan SRW, SKM, M.Kes yang berfokus pada isu Tuberkulosis, serta narasumber dari Perhimpunan Dokter Spesialis Paru Indonesia (PDPI) yaitu dr. Andreas Infianto, Sp.P(K), FISR.
Diskusi Publik ini membahas terkait etiologi, gejala, faktor risiko, klasifikasi, cara penularan, proses diagnosis TB, bahaya merokok dan keterkaitannya dengan TB paru serta usaha preventif (vaksin untuk TB, Obat Anti TB/OAT) terhadap penyakit TB.
Diskusi ini juga membahas tentang epidemiologi dan prevalensi penderita TB di Indonesia khususnya di wilayah Lampung, Determinan sosial dan ekonomi yang mempengaruhi penyebaran TB, Studi mengenai kemungkinan terjadinya penyakit TB terhadap subjek terpapar dan tidak terpapar oleh rokok, serta strategi untuk meningkatkan dukungan psikososial. Kehadiran partisipan dalam diskusi publik ini mencapai 102 peserta dengan peningkatan pengetahuan yang cukup signifikan.
Melalui rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh CIMSA FK Unila, diharapkan dapat berdampak positif bagi lingkungan, kesehatan masyarakat, serta mendorong pencegahan penyakit menular sekaligus mampu merepresentasikan kegiatan positif tersebut dalam forum internasional. (*)
Unila
mahasiswa unila
Center for Indonesian Medical Students’ Activities (CIMSA)
Fakultas Kedokteran Universitas Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
