Bank Sampah 'Sahabat Gajah' Ajak Masyarakat Ubah Sampah Menjadi Penghasilan

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

Bandarlampung

16 Juli 2023 13:42 WIB
Ragam | Rilis ID
Pembina Bank Sampah 'Sahabat Gajah', Asrian Hendi Caya saat acara diskusi Sumatera Clean UP. Foto: Kalbi Rikardo
Rilis ID
Pembina Bank Sampah 'Sahabat Gajah', Asrian Hendi Caya saat acara diskusi Sumatera Clean UP. Foto: Kalbi Rikardo

RILISID, Bandarlampung — Bank Sampah 'Sahabat Gajah' (BSSG) mengajak masyarakat Lampung mengubah sampah menjadi bernilai. 

Pembina BSSG Asrian Hendi Caya mengatakan, pihaknya ingin merubah cara pandang masyarakat tentang sampah.

"Sehingga sampah yang diproduksi setiap hari memiliki nilai ekonomis," katanya, Minggu (16/7/2023).

Hal itu ia sampaikan dalam kolaborasi lingkungan Hari Pers Nasional daerah dengan tema 'Sumatera Clean Up Get In Action' di Pantai Harnas Kelurahan Way Tataan, Telukbetung Timur, Bandarlampung

Ia mengatakan, pihaknya ingin membuka frame masyarakat bahwa sampah itu bukan hal yang kotor, tapi bisa menjadi nilai berharga. 

"Kalau sampah itu dianggap bernilai maka sampah itu tidak akan dibuang," kata Asrian.

Apalagi masyarakat memproduksi sampah 0,5 kg setiap hari dengan masyarakat Lampung ada sebanyak sembilan juta orang.

Ketua PWI Pusat Atal S. Depari saat memegang paving block yang terbuat dari sampah plastik. Foto: Kalbi Rikardo

"Karenanya, kami berharap terbentuknya bank sampah di semua wilayah," kata dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unila ini. 

Sebagai contoh saat ini di Metro telah terbentuk 22 bank sampah. Sampah kemudian diubah menjadi meja, kursi, paving block, dan kerajinan lain yang bisa menghasilkan. 

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: gueade
Tag :

Sumatera Clean UP

Bank Sampah Sahabat Gajah

Ubah Sampah Menjadi Penghasilan

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya