Bahas OTT Kampus, Mantan Rektor Unila Jadi Narsum di Dharma Wacana Metro
Adi Herlambang Saputra
Metro
RILISID, Metro — Mantan Rektor Unila periode 1998-2007, Prof. Dr. Ir. Muhajir Utomo, M.Sc., menjadi narasumber pada Diskusi Publik di Dharma Wacana Kota Metro, Selasa (11/10/2022).
Diskusi yang berlangsung di Gedung C Stisipol Dharmawacana Metro itu, membahas soal "Operasi Tangkap Tangan (OTT) Kampus dan Marwah Perguruan Tinggi".
Guru Besar Ilmu Tanah Universitas Lampung itu menjelaskan, salah satu bukti bahwa tindakan tidak terpuji sudah masuk ke ranah kampus.
Hal itu dikarenakan mulainya banyak pesanan yang ingin masuk ke perguruan tinggi hingga kasus korupsi yang terjadi belum lama ini.
Muhajir mengatakan, kampus merupakan benteng terakhir dari sebuah nilai-nilai. Namun, kontribusi korupsi dari kampus sebanyak 86 persen.
"Ini luar biasa. Berarti selama ini ada sesuatu yang salah," ujarnya.
Mantan Aktivis HMI itu juga menerangkan, ada beberapa hal yang perlu dievaluasi jika ingin membuat kampus menjadi bawah bagi Kawah Candradimuka.
"Poin pertama itu integritas civitas pendidikan, baik dari dosen, mahasiswa, hingga pimpinan. Sebab integritas itu kejujuran," terangnya.
Kemudian adalah sifat kepemimpinan. Juga, masifnya politisasi pada dunia kampus.
"Kurang lebih dari 2010 politisasi kampus sudah ada. Ini peluang masuknya dan bocornya sogok menyogok."
OTT Rektor Unila
Darma Wacana Metro
Prof Muhajir Utomo
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
