Ada apa ya? Wali Murid di SDN 01 Bandar Agung Lampura Sampai Mengeluh
M. Riski Andresa
Lampung utara
RILISID, Lampung utara — Minimnya kedisiplinan pada Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di SDN 01 Bandar Agung, Kecamatan Muara Sungkai, Lampung Utara (Lampura) , menuai protes dari beberapa wali murid.
Keluhan tersebut antara lain murid tak seperti belajar di sekolah pada umumnya. Mereka lebih banyak waktu bermain dari pada belajar di kelas.
Sementara itu, Kepala Sekolah juga terkesan tak perduli dengan kemajuan dunia pendidikan khususnya di sekolah tersebut.
Yusna, salah satu wali murid mengaku, anaknya naik kelas 3 dan kurang mendapatkan pelajaran. Karena saat istirahat waktunya terlalu lama.
Selain itu, anak hanya mendapatkan buku pelajaran lama yakni bekas siswa sebelumnya.
"Iya dapet buku lama, bekas yang dulu," katanya.
Selvilia yang juga wali murid juga menyampaikan protes ke pihak sekolah. Karena terkesan tidak peduli dengan kemajuan pendidikan anak-anak di sekolah.
"Sebenernya sudah minim kepercayaan (ilfil), tapi mau bagaimana lagi. Karena kami ingin memajukan sekolah di Desa kita, maka anak kami sekolah di situ." ucap Selvilia.
Saat ditanya mengenai bantuan KIP, Selvilia mengatakan, pernah mendapat bantuan namun tidak bisa dimanfaatkan alias hilang.
"Kami dapat informasi nama anak kami ada. Waktu kami tanya, Kepsek bilang akan di urus sama-sama. Kepsek bilang harus diurus di Kotabumi, karena tidak bisa di cabang," imbuh Selvilia.
SDN 01Banadar Agung
muara sungkai
lampura
wali murid
mengeluh
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
