201 Pasien Penderita HIV Aids Jalani Perawatan di Kabupaten Pringsewu

Yuda Haryono

Yuda Haryono

Pringsewu

2 Desember 2022 16:20 WIB
Kesehatan | Rilis ID
Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Pringsewu memberikan keterangan penanganan penderita HIV Aids, Jumat (2/12/2022). Foto : Yuda Haryono
Rilis ID
Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Pringsewu memberikan keterangan penanganan penderita HIV Aids, Jumat (2/12/2022). Foto : Yuda Haryono

RILISID, Pringsewu — Hari Aids sedunia yang jatuh pada tanggal 1 Desember, menjadi catatan penting dan perhatian khusus bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pringsewu khususnya Dinas Kesehatan.

Dari 2018-2022 penderita HIV Aids mencapai 201 pasien yang telah ditangani.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Pringsewu dr Hadi Muhtarom mengatakan, tahun 2022 RSUD Pringsewu dan 8 pelayanan PDP menangani sebanyak 201 pasien penderita HIV Aids.

124 pasien berdomisili di Pringsewu, 77 dari Kabupaten Tanggamus, Lampung Tengah, Pesawaran dan Lampung Selatan.

"Untuk penanganan, kami menyiapkan tes screening HIV serta menyiapkan obat obatan ARV dalam stok tersedia. Dalam penanganan pasien tidak dipungut biaya," ujar Hadi Muhtarom, Jumat (2/12/2022)

Lebih lanjut Hadi menuturkan, tahun in mencanangkan pemeriksaan viral load gratis. Viral load adalah jumlah virus dalam darah pasien penderita HIV Aids.

"Harapan kami semua, pasien yang berjumlah 201 melakukan pemeriksaan viral laod pada peringatan hari Aids sedunia tahun ini," imbuhnya.

Hadi menghimbau kepada warga Pringsewu, Dinas Kesehatan siap melayani screening HIV Aids dengan lVCT di setiap Puskesmas. Hal tersebut, sesuai arahan WHO bahwa pasien HIV Aids harus di selaraskan dan tidak ada lagi stigma negatif.

Selain itu, pasien HIV Aids harus rajin mengkonsumsi obat dan memeriksa viral load setiap enam bulan sekali. Karena sampai bulan November 2022, ditemukan kasus baru. Bahkan sudah 10 pasien meninggal di tahun 2021 dan 2022.

Menurut Hadi, ada dua kemungkinan meninggalnya mereka. Pertama tidak minum obat secara teratur, kedua pasien' ada penyakit penyerta seperti Covid dan TBC.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Agus Pamintaher
Tag :

Pringsewu

201 penderita HIV Aids

5 kabupate berobat di Pringsewu

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya