Kombes Shobarmen Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung
Kalbi Rikardo
RILISID, — Akal bandar narkoba seakan tak pernah habis untuk mengedarkan barang haramnya. Mereka terus beradu stategi dan taktik dengan polisi agar dagangannya sampai ke tangan pemesannya.
Bahkan, untuk pendistribusiannya, bandar narkoba juga menggunakan jalur perairan. Caranya narkoba dibawa dengan kapal-kapal kecil, lalu dipindahkan ke kapal besar yang bersandar di tengah laut.
Informasi ini disampaikan Direktur Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung Kombes Shobarmen kepada Rilisid TV Lampung (grup Rilislampung.id) dalam program Wira Corner, Selasa (31/12/2019).
Dia memaparkan, saat ini, tidak ada wilayah di Indonesia yang tidak terpapar narkoba. Apalagi Lampung yang masuk dalam kategori darurat narkoba lantaran posisinya yang strategis berada di ujung Pulau Sumatera.
”Kan bisa saja, tadinya mau mengedarkan narkoba di pulau lain, tapi dalam perjalanan berubah pikiran. Sehingga akhirnya diedarkan di Lampung,” terangnya.
Dia menambahkan, dalam menanggulangi narkoba, ada tiga cara yang dilakukan. Yakni, pencegahan, penindakan, dan penangulangan atau rehabilitasi.
”Kami di kepolisian domainnya lebih kepada penindakan hukum. Yang paling utama, kami harus bisa memproteksi Lampung supaya tidak dimasuki narkoba dari luar,” pungkasnya.(*)
Download gambar klik disini
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
