Benny Kisworo Siapkan Pembentukan Struktur PSI Lampung sampai Desa
lampung@rilis.id
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Benny Kisworo (BenKis) turun ke Lampung untuk membantu menyiapkan pembentukan struktur kepengurusan sampai ke tingkat Dewan Pimpinan Ranting (DPRt) atau struktur partai tingkat desa.
Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Lampung, Bandar Lampung, Kamis (05/02/2026) petang. Agenda ini merupakan bagian dari upaya konsolidasi organisasi dan penguatan struktur partai hingga tingkat akar rumput.
Benny Kisworo menegaskan bahwa pembentukan DPRt merupakan langkah strategis dalam memperkuat mesin partai menjelang agenda politik ke depan. Ia menilai struktur yang kuat hingga tingkat desa menjadi kunci pencapaian target perolehan suara.
Saat ini pembentukan struktur kepengurusan PSI di Lampung sebagian besar sudah lengkap sampai tingkat kecamatan. Akan tetapi mas BenKis tidak puas, dia ingin struktur terbetuk sampai tingkat desa.
“Sebagaimana yang disampaikan Pak Jokowi saat Rakernas kemarin, untuk mencapai target perolehan suara yang besar, mesin partai juga harus besar dan mampu bekerja optimal. Itu adalah syarat mutlak dan tidak bisa ditawar,” ujar Benny Kisworo.
Menurutnya, DPRt memiliki peran penting sebagai ujung tombak partai dalam menyerap aspirasi masyarakat serta menjalankan program-program PSI secara langsung di tingkat desa.
Kegiatan konsolidasi tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus DPW PSI Lampung serta perwakilan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PSI kabupaten dan kota. Selain pembentukan struktur, pertemuan juga membahas penguatan kaderisasi dan peningkatan soliditas internal partai.
PSI menargetkan pembentukan DPRt di seluruh desa di Provinsi Lampung dapat dilakukan secara bertahap sebagai bagian dari persiapan menghadapi agenda politik ke depan. (*)
Benny Kisworo
PSI Lampung sampai Desa
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
