Sering Dijadikan Tameng, Presiden Jokowi Singgung Istilah "Pak Lurah" dalam Pilpres 2024
Sulaiman
Bandarlampung
Ditambah saat ini adanya media sosial, apapun dapat disampaikan langsung kepada Presiden.
"Baik itu keluhan, amarah, cacian, makian, dan kata-kata kasar lainnya. Saya tahu banyak makian tertuju kepada saya. Secara pribadi saya menerima saja," ujarnya.
Tetapi lanjutnya, yang membuat sedih adalah hilangnya budaya santun dan Budi pekerti luhur yang dimiliki Indonesia terlihat menghilang.
Menurutnya, kebebasan dan demokrasi banyak masyarakat melampiaskan kedengkian, fitnah dan juga Amara, dan ini sangat melukai budi pekerti bangsa yang besar.
"Tetapi, cacian dan makian justru harus membangun nurani semua pihak untuk menjaga moralitas dan mentalitas, sehingga kita tetap bisa maju, menuju Indonesia maju dan Indonesia emas," tandasnya. (*)
Lihat video:
Presiden Jokowi
Pidato Kenegaraan
Pilpres 2024
Pak Lurah
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
