Relawan Tetap 'Asyik', meski Survei Unggulkan 'Rindu'

Default Avatar

Anonymous

Bandung

16 Maret 2018 08:30 WIB
Elektoral | Rilis ID
Ilustrasi: RILIS.ID
Rilis ID
Ilustrasi: RILIS.ID

RILISID, Bandung — Relawan pendukung Calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik) tetap akan memilih pasangan ini, meski hasil survei lembaga riset Saiful Mujani Riset and Consulting (SMRC) mengunggulkan pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (Rindu) dengan perolehan suara sebesar 43,7 persen, pada Pilkada Jabar 2018.

Menurut relawan serta pendukung Pasangan Asyik, TB Ardi Januar, dirinya menghormati hasil riset survei yang baru saja dirilis SMRC. 

Ardi mengatakan, hasil survei SMRC merupakan karya intelektual, meski sulit bila harus mendalami latar belakang 810 responden yang digunakan sebagai bahan survei.

"Kami tetap semangat membangun basis kekuatan dengan rasa optimistis dan riang gembira," katanya di Bandung, Jumat (16/3/2018).

Menurutnya, hasil survei bukan menjadi bahan utama dalam memenangkan Pilgub Jabar bagi pasangan Asyik.

Sebab, sejumlah sejarah yang dirilis lembaga survei kerap kali berbeda dengan hasil yang terjadi saat pemilihan.

"Misalnya dalam Pilgub DKI Jakarta beberapa waktu lalu, SMRC kerap memprediksi Ahok akan keluar sebagai pemenang, bahkan suara Anies-Sandi berada di posisi paling buncit. Namun faktanya, Ahok-Djarot kalah dan Anies-Sandi menjadi pemenang. Analisa mereka tidak menjadi nyata," ujar dia.

Ardi melanjutkan, relawan Sudrajat-Syaikhu dari berbagai unsur akan tetap berkonsentrasi untuk memenangkan pasangan ini sesuai dengan yang terjadi di masyarakat. 

Mereka optimistis pasangan Asyik adalah figur yang tepat untuk meneruskan pembangunan di Jawa Barat.

"Keduanya tidak hanya cerdas, tetapi juga bersih dan tak punya cacat korupsi. Mereka adalah abdi negara yang baik dan profesional," ungkap dia.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya