KSPI Dukung Prabowo, NasDem Ingatkan Kontrak Politik Anies-Sandi
Zulhamdi Yahmin
Jakarta
RILISID, Jakarta — Partai NasDem turut menanggapi terkait kontrak politik dukungan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) kepada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Pilpres 2019 mendatang.
Ketua DPP NasDem, Irma Suryani Chaniago, kemudian mengingatkan terkait kontrak politik yang juga pernah dilakukan KSPI kepada Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno saat pilkada 2017 lalu.
"Buruh KSPI sudah pernah teken kontrak politik juga tahun lalu dengan Anies-Sandi dan akhirnya kecewa. Bahkan sempat konferensi pers terkait hal tersebut," kata Irma kepada rilis.id, Kamis (3/5/2018).
Anggota DPR RI Komisi IX itu mengatakan, jangan sampai buruh hanya dijadikan korban demi kepentingan politik para elitnya. Seharusnya, ujar dia, perjuangan organisasi buruh adalah soal kesejahteraan dan perlindungan para pekerja, bukan untuk mengejar jabatan seperti menteri.
"Banyak contoh di dunia mana pun, setelah jadi menteri lupa dengan buruhnya," ujar Irma.
Sebelumnya, KSPI melakukan kontrak politik untuk mendukung Prabowo Subianto di Pilpres 2019 mendatang. Dukungan itu menurut Presiden KSPI, Said Iqbal, adalah bagian dari proses yang sudah dilakukannya selama dua tahun dalam menentukan capres pilihan organisasi buruh tersebut.
"KSPI dalam menentukan calon presiden yang didukung itu sudah dilakukan sejak dua tahun lalu. Jadi itu organisasi yang memutuskan, melalui Kongres KSPI," paparnya.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
