Gerindra Tak Percaya Pertemuan Jokowi-Alumni 212 Bocor Ulah Intelijen Asing

Zulhamdi Yahmin

Zulhamdi Yahmin

Jakarta

27 April 2018 17:56 WIB
Elektoral | Rilis ID
Ketua Dewan Pembina ACTA Habiburokhman. FOTO: RILISI.ID/Armidis Fahmi.
Rilis ID
Ketua Dewan Pembina ACTA Habiburokhman. FOTO: RILISI.ID/Armidis Fahmi.

RILISID, Jakarta — Pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Persaudaraan Alumni 212 terus menjadi perhatian lantaran bocor melalui foto-foto yang tersebar ke publik. Disebut-sebut, intelijen asing turut bermain dalam bocornya pertemuan di Istana Bogor pada Minggu, 22 April lalu.

Namun, menurut Ketua DPP Partai Gerindra, Habiburrokhman, pihaknya tak percaya dengan isu adanya intelijen asing tersebut. 

"Lah, lokasi pertemuan kan di Istana, saya enggak percaya intelijen asing bisa masuk ke Istana," kata Habiburrokhman kepada rilis.id, Jumat (27/4/2018). 

Ia juga yakin tidak mungkin pertemuan itu dibocorkan oleh para alumni 212. Pasalnya, ujar dia, para ulama adalah orang-orang yang sudah pasti bisa dipercaya. 

"Saya percaya ulama-ulama tersebut istiqomah, dan bisa dipercaya," ujarnya. 

Habiburrokhman justru menyayangkan, Jokowi tidak bisa memenuhi harapan dari para alumni 212 tersebut. Yakni, terkait jaminan hukum bagi Habib Rizieq Shihab. 

"Yang jadi soal adalah ternyata Jokowi tidak memenuhi permintaan ulama, terutama soal penyelesaian kasus Habib Rizieq," pungkasnya. 

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya