Gerakan Neno Warisman dan Ahmad Dhani Dinilai Meresahkan Masyarakat

Default Avatar

Anonymous

Jakarta

4 September 2018 12:58 WIB
Elektoral | Rilis ID
Politisi Golkar  Ace Hasan Syadzily. FOTO: RILIS.ID.
Rilis ID
Politisi Golkar Ace Hasan Syadzily. FOTO: RILIS.ID.

RILISID, Jakarta — Juru bicara tim pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin, Ace Hasan Syadizly menilai, gerakan 2019 Ganti Presiden yang belum lama ini dimotori aktivis Neno Warisman dan musisi Ahmad Dhani, meresahkan masyarakat.

"Makanya, sesuatu yang wajar bila marak penolakan terhadap mereka," kata Ace di Kompleks Parlemen Jakarta pada Selasa (4/9/2018).

Menurut dia, gerakan tersebut memiliki tendensi politik yang sangat kuat. Semisal, ceramah Neno Warisman dalam tagar #2019GantiPresiden, isinya cenderung menghasut orang.

Di mana, ada pernyataan yang seolah-olah pemerintahan Jokowi melegalkan pernikahan sejenis. Lalu, anti terhadap umat Islam, dan lainnya.

"Substansi yang disampaikan Neno itu pasti menimbulkan keresahan di masyarakat. Padahal apa yang disampaikannya itu adalah fitnah dan tidak benar sama sekali," ujar dia.

Sementara di sisi lain, terdapat masyarakat yang tidak suka dengan hal-hal seperti itu. 

Sangat wajar jika pihak Kepolisian mencoba menengahinya dengan cara lebih baik semua pihak menahan diri. 

"Tindakan kepolisian merupakan langkah antisipatif. Jangan sampai ada konflik horizontal di masyarakat," kata dia.

Ia bahkan menyarankan agar #2019GantiPresiden sebagai gerakan kampanye politik.

"Lebih baik jika arah gerakan itu sebagai kampanye politik, tunggu masa kampanye yang telah ditentukan KPU. Ada waktunya. Nanti yang mengatur KPU. Kita percayakan KPU akan mengaturnya dengan seadil-adilnya dan netral," kata Ace.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya