Ditanya Soal Titiek Soeharto Tinggalkan Golkar, Idrus Marham: Sudahlah Saya Ini Mensos

Default Avatar

Anonymous

Jakarta

12 Juni 2018 23:30 WIB
Elektoral | Rilis ID
Titiek Soeharto megundurkan diri dari Partai Golkar. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma
Rilis ID
Titiek Soeharto megundurkan diri dari Partai Golkar. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILISID, Jakarta — Politisi Partai Golkar yang juga Menteri Sosial Idrus Marham menghormati kepindahan Siti Hediati Hariyadi atau akrab disapa Titiek Soeharto ke Partai Berkarya. Partai baru yang dipimpin sang adik, Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto.

"Jadi, masalah Mbak Titiek ini ya sudah setiap warga negara memiliki hak di dalam menentukan pilihan-pilihan politiknya," kata Idrus usai menerima tujuh anak dari pelaku teror di Surabaya dan Sidoarjo yang akan dibina oleh Kemensos di Jakarta, Selasa (12/6/2018).

"Jadi, itu saja kalau orang menggunakan hak dalam menentukan pilihannya pindah partai ya kami harus hormati karena setiap anak bangsa memiliki hak yang sama untuk menentukan pilihan-pilihan politiknya," ujar Idrus.

Namun, mantan Sekjen Partai Golkar itu enggan menjawab lebih lanjut apakah kepindahan Titiek Soeharto itu dapat mempengaruhi suara partai berlambang pohon beringin tersebut.

"Sudahlah saya ini Mensos," kata dia.

Sebelumnya, putri sulung mantan Presiden Soeharto, Titiek Soeharto memutuskan keluar dari Partai Golkar dan bergabung dengan Partai Berkarya. Keputusan tersebut diumumkan di Kemusuk, Yogyakarta pada Senin (11/6).

Alasan putri Presiden kedua RI Soeharto itu memutuskan mundur dari partai yang membesarkannya, karena keprihatinan atas kondisi bangsa dan negara. Dalam hal ini, Golkar yang bergabung dengan koalisi pendukung Jokowi-JK mestinya mengambil peran.

Di antara masalah yang disinggung Titiek adalah banjir tenaga kerja asing, narkoba, hingga impor beras dan bawang.

"Alam dan tanah yang seolah-olah kita tidak bisa manfaatkan dengan baik. Apa-apa masih impor, beras impor, gula impor bawang impor, garam impor padahal kita dikelilingi laut," katanya lagi.

Titiek mengaku sedih, dirinya ingin menjerit, protes dan menyuarakan hati nurani rakyat. Sebagai anak biologis Presiden Soeharto, Titiek mengaku tidak bisa berdiam diri, namun posisinya sebagai kader Golkar tidak memungkinkan hal itu karena saat ini Golkar adalah partai pendukung Pemerintah.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya