Diberondong soal Pelayanan Publik, Herman HN: Semua Sudah Saya Lakukan
Anonymous
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Cagub nomor urut 2, Herman HN akan meningkatkan pendidikan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan mengoptimalkan fungsi Inspektorat untuk mengikis budaya korupsi dalam pelayanan publik dan reformasi birokrasi.
“Kami akan meningktkan pelayanan perizinan dan non-perizinan melalui aplikasi, ASN harus ditingkatkan pendidikannya, awasi dengan Inspektorat,” kata Herman dalam segmen II debat kandidat Pilgub Lampung di Hotel Novotel, Bandarlampung, Sabtu (28/4/2018) malam.
Cawagub Sutono menimpali bahwa mindset (pola pikir) ASN juga harus berubah untuk menciptakan pelayanan publik secara efektif dan akuntabel.
“Termasuk keteladanan pemimpin dibuktikan dalam wujud yang nyata. Perlu ada koordinasi yang reguler dari pelayanan publik salah satunya kontribusi masyarakat,” ujarnya.
Jawaban paslon nomor urut 2 itu ditanggapi Cawagub nomor urut 3, Chusnunia Chalim alias Nunik yang mempertanyakan esensi birokrasi untuk melayani masyarakat.
Menurut Nunik, birokrat dengan masyarakat itu harus menyatu.
“Pelayanan tidak dibatasi dengan peraturan, jadi esensinya menjadi penting dan administrasi juga lebih mudah,” tuturnya.
Herman HN kemudian menimpali dengan jawaban, “Pelayanan masyarakat harus cepat dan sesuai dengan peraturan, pengawasan harus jelas. Ini akan dilaksanakan ke depan”.
“Pimpinan mencle-mencle dan lambat, enggak disukai masyarakat. Sederhanakan prosedur dan dilakukan secara online. Ini sudah pernah saya laksanakan,” sambungnya.
Sementara Cawagub nomor urut 4, Ahmad Jajuli mempertanyakan pelayanan yang cepat dan harus ada kepastian dengan adanya inovasi. Seperti pengembangan e-government.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
