Dendi: Saya dan Eriawan Baik-baik Saja
Anonymous
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Isu yang berkembang menyatakan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona dan Eriawan pecah kongsi jelang pilkada 2020, langsung ditanggapi santai.
Dendi menegaskan kondisi dia dengan Eriawan saat ini baik-baik saja, dan tidak seperti isu yang berkembang selama ini. Bahkan dia menunjukan chat pribadinya dengan Eriawan meyakinkan dirinya tidak adanya perpecahan ditubuh pemerintahan jelang tahapan Pilbup Pesawaran.
"Ini buktinya, saya sama dia masih baik-baik saja, dan kami seperti biasa menjalankan tugas saya sebagai bupati dan dia sebagai wakil bupati, tadi pagi pun Eriawan mohon ijin untuk ikut Rakernas, dan saya katakan silahkan dan hati-hati dijalan," kata Dendi saat diwawancarai, usai rapat konsolidasi di kantor DPD Partai Demokrat Lampung, Kamis (9/1/2020).
Menurutnya, dia tidak mau karena gara-gara mau pilkada kemudian pemerintahan tidak berjalan maksimal.
"Saya hari ini masih diberi amanah jadi bupati Pesawaran, dan saya tidak mau masuk di hiruk-pikuk politik yang berkembang ini. Sampai hari ini saya tidak bisa memimpin pesawaran secara sendiri, buktinya saya masih sama Eriawan, dan masih didukung oleh DPRD yang ada di daerah kita, serta perangkat daerah saya, " kata kandidat petahana bakal calon Bupati Pesawaran ini kepada wartawan.
Tentunya dengan apa yang sudah dilakukan selama kurang lebih empat tahun ini, Dendi menjalankan amanah rakyat sebagai Bupati Pesawaran, sudah terbilang banyak kemajuan.
"Jangan dinilai saya jalan sampai hari ini karena mau pilkada, tapi saya sebagai bupati, karena saya masih diberi tongkat untuk memimpin pesawaran, maka saya jalankan itu," kata dia.
Meski politik itu dinamis, dan kompetitor dia mulai bermunculan, politisi Partai Demokrat ini menganggap hal itu biasa saja dalam sebuah perhelatan pilkada.
"Saya tidak mencampur adukan politik dengan hubungan emosional, apalagi saya masih dimandatkan memimpin Pesawaran, artinya saya masih sama Eriawan. Karena kita ini kan kerjanya secara kolegial kerja bersama," kata Dendi.
Tapi, ketika misalnya nanti kedepan PDIP mengusung sendiri kadernya, Dendi tidak juga berdiam diri, pastinya dia ingin mencari wakilnya.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
