Dedi Mulyadi Gagas Satu Doktor Satu Desa
Anonymous
Purwakarta
RILISID, Purwakarta — Calon Wakil Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menggagas program sepuluh sarjana dan satu doktor di satu desa agar tercipta sumberdaya manusia unggul yang tersebar di desa-desa.
"Jawa Barat harus menjadi provinsi paling unggul. Jadi kita ikhtiarkan kebutuhan pendidikan ditanggung negara. Kita ingin di satu desa ada 10 sarjana dan seorang doktor," katanya dalam siaran pers, Selasa (12/6/2018).
Jika sepuluh sarjana dan satu doktor di satu desa terwujud, ucap mantan Bupati Purwakarta ini, mereka akan bertugas memaksimalkan potensi desanya.
"Mulai dari potensi kultur, sosial sampai sumber daya alam. Sehingga, terjadi pembangunan yang berkesinambungan di seluruh desa di Jawa Barat," papar Kang Demul, sapaan akrabnya.
Sedangkan kalau sarjana itu memiliki kualifikasi pendidikan agama, kata Kang Demul, tentunya diarahkan kerja sama dengan pesantren dan kiai di kampung-kampung.
"Kalau ada kualifikasi lain, kita arahkan sesuai disiplin ilmunya. Poin pentingnya, seluruh aspek pembangunan di desa ini berkesinambungan," ucapnya.
Kang Demul juga menyatakan, program itu cukup realistis untuk diselesaikan selama lima tahun kepemimpinan.
"Terdapat 5.962 desa di Jabar, sehingga dalam setahun diproyeksikan mencetak seribuan lebih kaum cendekia dari desa," tuturnya.
Menurut dia, program itu tercetus sebagai persiapan untuk menghadapi kompetisi era milenial.
Digitalisasi diakuinya merupakan keniscayaan. Karena itu, dibutuhkan agen-agen yang mampu memberikan wawasan tentang kebutuhan di era ini.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
