Cirus: Elektabilitas Karolin-Gidot Meroket usai Debat Kedua
Anonymous
Pontianak
RILISID, Pontianak — Lembaga survei Cirus Surveyor Group (CSG), menyebutkan elektabilitas pasangan Karolin-Gidot masih unggul dibanding pasangan Midji-Norsan setelah debat kedua.
Menurut Direktur CSG, Kadek Dwita Apriani, debat publik Calon Gubernur dan Wakil Gubenur Kalbar merupakan salah satu momentum penting dalam proses Pilkada di provinsi itu.
"Debat tersebut jelas mempengaruhi persepsi publik terhadap calon pemimpin Kalbar yang akan dipilih nanti," katanya di Pontianak, Rabu (13/6/2018).
Kadek menjelaskan, efek debat kandidat terhadap persepsi publik mengenai cagub dan cawagub dapat diukur melalui sebuah studi kuantitatif (survei).
Cirus, lanjutnya, melaksanakan survei persepsi publik pascadebat calon gubenur dan wakil gubenur Kalbar.
"Survei ini, diselenggarakan pada akhir bulan Mei 2017 dengan menggunakan metode 'multi stage random sampling'. Jumlah sampel pada survei ini sebanyak 1.000 responden yang tersebar secara proporsional di 14 kabupaten/kota yang ada di Provinsi Kalimantan Barat," jelasnya.
Sementara tingkat margin of error (MOE) dalam survei ini sebesar 3,2 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Kadek melanjutkan, terdapat beberapa temuan menarik dalam survei ini.
Pertama, pengetahuan publik mengenai Pilkada Kalbar 2018, di mana sebanyak 86 persen pemilih telah mengetahui pemungutan suara akan dilaksanakan pada tanggal 27 Juni 2018.
Kedua, pemilih Kalbar yang menyaksikan debat kandidat sebanyak 22,2 persen. Dari pemilih yang menonton debat, 66 persen di antaranya mengaku dapat memahami isi debat tersebut.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
