Temui Massa Aksi, Anggota Fraksi PKS Pastikan Efisiensi Tidak Pengaruhi Pendidikan dan Kesehatan
Sulaiman
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Lampung akhirnya dapat bertemu dengan perwakilan Anggota DPRD Lampung.
Perwakilan Anggota DPRD Lampung yakni Syukron Muchtar didampingi Kapolresta Bandar Lampung Komisaris Besar Polisi Alfret Jacob Tilukay turut duduk bersama dengan massa aksi di tengah hujan.
Dalam dialog, mahasiswa menyampaikan tuntutan soal ancaman efisiensi yang akan mempengaruhi biaya pendidikan dan hilangnya beasiswa bagi mahasiswa.
Akan tetapi, hal secara tegas dijawab oleh Syukron, bahwa hal ini tidak akan terjadi.
Anggota Komisi V DPRD Lampung menyampaikan, hari ini pihaknya mewakili seluruh ketua-ketua fraksi untuk menemui langsung para mahasiswa.
"Kami bukan tidak menerima untuk menghadirkan para ketua. Tetapi seluruh dewan saat ini tengah di Jakarta, karena ada tugas," ujarnya.
Terkait efisiensi, Syukron mengungkapkan tindakan efisiensi memang sangat dibutuhkan saat ini karena adanya kebocoran di beberapa aspek.
Tetapi, pihaknya bersepakat, efisiensi tidak boleh berimbas kepada hak dasar masyarakat seperti pendidikan dan kesehatan termasuk KIP.
"Oleh karena DPRD berkomitmen akan mengawal, meskipun ini bukan kebijakan daerah tetapi ini inpres," ujarnya.
Syukron menyebut, memang sempat muncul statement dari akademisi salah satu kampus bahwa efisiensi ini akan mempengaruhi UKTi.
Mahasiswa Lampung
Aksi Demonstran
Efisiensi anggaran
DPRD Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
