Tujuh Hari Pencarian Balita Hanyut Nihil, Operasi SAR Gabungan Ditutup

Pandu Satria

Pandu Satria

Bandarlampung

14 Januari 2024 20:22 WIB
Peristiwa | Rilis ID
Kasie Operasi Basarnas, Didit Permana (tengah), menyebut pencarian balita hanyut dihentikan. Foto : BPBD
Rilis ID
Kasie Operasi Basarnas, Didit Permana (tengah), menyebut pencarian balita hanyut dihentikan. Foto : BPBD

Pertama, SRU 1 Gabungan mulai pergerakan menuju Bendungan Pal Putih dan melakukan pencarian menggunakan 2 perahu kayak.

Kemudian SRU 2 dan pihak keluarga melakukan pencarian di aliran air Jalan Militer hingga aliran air Hajimena sampai Pukul 13.00 WIB. Kemudian SRU 1 melakukan penyisiran kembali di aliran PTPN 7 dengan hasil nihil. 

"Akhirnya, semua SRU kembali ke posko dan melaksanakan evaluasi dan berkoordinasi dengan pihak keluarga korban," paparnya.

Kemudian berdasarkan hasil dari koordinasi antara Tim SAR Gabungan bersama dengan keluarga korban dan unsur terkait, bahwa pencarian yang telah dilakukan sudah diupayakan dengan semaksimal mungkin selama 7 hari. 

"Namun kita belum mendapatkan hasil dengan yang diharapkan. Serta dengan tidak ditemukannya tanda-tanda yang mengarah ke korban, maka pencarian di nilai sudah tidak lagi berjalan dengan efektif," jelasnya.

Selanjutnya, dengan pertimbangan bahwa operasi telah dilaksanakan selama 7 hari dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda korban, maka Operasi SAR diusulkan untuk ditutup dan dilanjutkan dengan pemantauan. 

Meski demikian, kata Didit, jika kemudian hari terdapat laporan atau informasi tentang korban, maka Operasi SAR dibuka kembali.(*)

Menampilkan halaman 2 dari 2
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Juan Santoso Situmeang
Tag :

Balita Hanyut

Bandar Lampung

Basarnas

Tim SAR

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya