Sudah 4 Orang Diperiksa, Polisi Kesulitan Cari Saksi Mata Kasus Bom Molotov
Pandu Satria
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung
— Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandar Lampung masih memburu pelempar bom molotov di rumah Ketua Gerakan Pemuda Ansor, Hidir Ibrahim.
Pelemparan terjadi dua kali. Pertama pada 16 Desember 2023 dini hari dan kedua kembali terulang pada 24 Desember 2023 di waktu sama.
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Umi Fadilah Astutik, menjelaskan sampai saat ini Satreskrim Polresta masih memeriksa beberapa orang.
Mereka adalah para saksi yang dianggap mengetahui peristiwa saat terjadi pelemparan bom molotov.
"Sampai saat ini sudah ada empat saksi yang diperiksa dan kita sudah meminta pecahan botol bom tersebut," jelasnya, Rabu (3/1/2024).
Ada kemungkinan jumlah saksi yang dimintai keterangan akan terus bertambah (baca: Lagi! Rumah Ketua GP Ansor Dilempar Bom Molotov, Polisi Kesulitan Identifikasi Pelaku).
Sebelumnya, Kapolresta Bandar Lampung Kombes Ino Harianto menjelaskan pihaknya kesulitan karena keterbatasan saksi.
Sebab, peristiwa itu terjadi saat masih sepi. Sehingga, dimungkinkan sedikit saksi mata yang benar-benar melihat pelaku pelemparan bom molotov.
"Tapi, itu bukan alasan. Insyaallah kita bisa mengungkap," tutupnya. (*)
Pelemparan Bom Molotov
Ketua GP Ansor
Polresta Bandar Lampung
Ino Harianto
Umi Fadilah Astutik
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
