Enam Desa di Lampung Risiko Tinggi Tsunami, 95 Kategori Sedang
Sulaiman
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) RI merilis sejumlah daerah di Provinsi Lampung yang rawan terkena tsunami. Masing-masing dibagi risiko tinggi dan sedang.
Untuk risiko tinggi ada enam daerah yakni Desa Tanjungagung Kecamatan Kotaagung Barat, Tanggamus; Kalianda, Lampung Selatan (Lamsel); dan Desa Kuripan, Pesisir Utara, Pesisir Barat (Pesibar)
Lalu, Desa Pasar Krui dan Pasar Krui, Pesisir Tengah, Pesibar; dan Desa Negeriratu Tenumbang Kecamatan Pesisir Selatan, Pesibar.
Sementara 95 desa lainnya masuk kategori sedang. Antara lain di wilayah Bandarlampung yakni Kangkung, Bumi Waras, Srengsem, Panjang Selatan, Panjang Utara, Pidada, dan Karang Maritim.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Doni Monardo, mengungkapkan katalog ini dibuat sebagai acuan bagi pemerintah daerah dalam menentukan prioritas lokasi program penanggulangan bencana dan pembangunan berbasis pengurangan risiko bencana.
"Informasi ini sebagai upaya peningkatan kesadaran dan kesiapsiagaan bagi masyarakat dan pemerintah daerah dengan memberikan pemahaman akan kondisi kebencanaan di daerahnya," kata dia, Rabu (27/4/2022).
Kepala BMKG RI, Dwikorita Karnawati, mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi gelombang tinggi atau tsunami, terutama di malam hari.
BMKG bersama PVMBG dan Badan Geologi terus melakukan monitoring perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) dan muka air laut di Selat Sunda.
"Waspada bukan evakuasi. Artinya tetap berhati hati dengan tetap memperhatikan informasi dari BMKG, PVMBG, dan Badan Geologi," tandasnya. (*)
Tsunami
BMKG
Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
