Delay System dan Manajemen Tiket, Kunci Sukses Arus Mudik di Lampung

Sulaiman

Sulaiman

Bandarlampung

14 Mei 2022 19:58 WIB
Peristiwa | Rilis ID
Tangkapan layar diskusi publik MTI Indonesia. Foto: ist
Rilis ID
Tangkapan layar diskusi publik MTI Indonesia. Foto: ist

Dermaga eksekutif menjadi favorit meski harga tiket untuk kendaraan pribadi mencapai Rp600 ribu lebih. Lebih mahal dari reguler yang di angka Rp419 ribu. 

"Orang-orang rela lama ngantre kapal eksekutif. Sebab, cepat menyebrang. Ketimbang reguler lama antre di laut," katanya.

Dari sisi angkutan, Ilham menyoroti bus Damri yang sempat keteteran. Sebab itu, ia mengusulkan armada Damri saat mudik ditambah. 

Sementara soal kinerja PT Hutama Karya di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) dinilai cukup baik. 

Demikian juga pengamanan terhadap pemudik yang dilakukan Polda Lampung. 

Kesimpulannya, lanjut Ilham, secara umum, arus mudik dan balik tidak menimbulkan persoalan di Pulau Sumatera.

Soal kemacetan lalu lintas di beberapa ruas jalan disebabkan volume kendaraan yang meningkat dalam waktu singkat sehingga sifatnya kasuistik.

Contohnya penumpukan di Pelabuhan Bakauheni dapat dihindari dengan cara menerapkan penundaan arus di rest area dengan delay system. (*) 

Menampilkan halaman 2 dari 2
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: gueade
Tag :

Mudik

Lebaran

1443

MTI

Lampung

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya