Balapan Liar, Puluhan Remaja di Lamteng Diamankan
Pandu Satria
Lampung Tengah
RILISID, Lampung Tengah — Puluhan remaja berikut 15 unit sepeda motornya diamankan Tim Reaksi Cepat Anti Begal Polres Lampung Tengah, Senin (25/4) sekitar pukul 02.00 WIB.
Sedikitnya 21 orang ini melakukan aksi balapan liar (bali) di jalan penghubung Kecamatan Bekri dan Bangunrejo.
Pihak Polres Lamteng mengambil langkah pembinaan dengan memanggil orang tua yang anaknya terlibat balapan liar.
Para remaja kemudian meminta maaf kepada orang tua serta menandatangani surat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya.
Kasatreskrim Polres Lamteng AKP Edi Qorinas mewakili Kapolres AKBP Doffie Pahlevi Sanjaya, menyatakan balapan liar sangat membahayakan diri sendiri dan orang lain.
"Terlebih lagi balapan di jalan umum," katanya.
Karena itu, kata Qorinas, diperlukan perhatian pemerintah daerah semisal membuat arena balapan resmi.
"Apalagi di Lamteng ada IMI (Ikatan Motor Indonesia). IMI harus bisa membina remaja yang memang punya hobi balapan," ujarnya.
Jika tidak ada pembinaan, Qorinas yakin hal ini akan terus terulang.
"Kita juga masih memonitor titik lainnya yang menjadi arena balapan liar," tegasnya. (*)
Polres Lampung Tengah
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
