Pemberangkatan Haji Kloter Pertama 25 April, Gubernur Mirza Kembali Beri Bantuan Rp1 Juta per Jemaah
Rimadani Eka Mareta
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Pemerintah Provinsi Lampung memastikan seluruh persiapan pemberangkatan jemaah haji tahun 2026 berjalan optimal.
Hal itu disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Lampung, M. Firsada, usai rapat koordinasi kesiapan haji Senin 6 April 2026 di Asrama Haji Bandar Lampung.
Firsada menjelaskan, rapat tersebut membahas kesiapan lintas sektor menjelang pemberangkatan jemaah yang dijadwalkan mulai 25 April 2026 dan diberangkatkan ke Tanah Suci pada 26 April 2026.
“Dalam rapat koordinasi tadi, kita memastikan kesiapan seluruh pihak, mulai dari penerbangan, angkutan, keimigrasian, hingga kesehatan. Hasilnya, semua sudah siap menjalankan tugasnya masing-masing,” ujar Firsada.
Ia menyebutkan, satu kelompok terbang (kloter) jemaah haji Lampung berjumlah 439 orang. Untuk transportasi, jemaah akan menggunakan maskapai Garuda Indonesia dari daerah menuju Jakarta, kemudian melanjutkan penerbangan ke Arab Saudi menggunakan Saudi Arabian Airlines.
Terkait biaya, Firsada menjelaskan ongkos transit daerah (OTD) menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota. Total biaya OTD ditetapkan sebesar Rp5.118.865 per jemaah.
“Dari total tersebut, Pemprov Lampung menanggung 25 persen, sementara 75 persen menjadi tanggung jawab kabupaten/kota. Semua sudah kita siapkan tindak lanjutnya,” jelasnya.
Ia menambahkan, kesiapan teknis lainnya juga telah dipastikan, termasuk dukungan armada penerbangan, angkutan darat seperti Damri, hingga logistik barang jemaah.
Secara keseluruhan, total biaya OTD yang dikeluarkan diperkirakan mencapai sekitar Rp30 miliar untuk tahun ini, dengan jumlah jemaah mencapai 5.869 orang.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Lampung juga kembali memberikan bantuan tambahan bagi jemaah haji. Program bantuan olah atei sebesar Rp1 juta per jemaah akan diberikan langsung oleh Gubernur Lampung saat pelepasan kloter pertama.
Haji
gubernur Lampung
Rahmat Mirzani Djausal
olah atei
Rp1 juta per jemaah
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
