Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Wonodadi Pringsewu Gogoh Ikan dan Tanam Pisang di Jalan Rusak
Yuda Haryono
Pringsewu
RILISID, Pringsewu — Karena tak kunjung mendapatkan perbaikan, ratusan warga Jalan Raden Intan, Pekon Wonodadi, RT 02 RW 05 dan RT 01, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, menggelar aksi unik berupa gogoh ikan lele dan menanam pohon pisang di jalan rusak, Senin (26/1/2026).
Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes atas kekecewaan warga terhadap pemerintah daerah, karena kondisi jalan yang sudah lama rusak parah namun belum juga mendapat penanganan.
Jalan tersebut merupakan akses penghubung antara Kabupaten Pringsewu dengan Kabupaten Pesawaran.
Dari pantauan di lokasi, jalan tampak dipenuhi lubang besar dan kubangan air.
Saat musim kemarau, jalan menjadi sangat berdebu, sedangkan ketika hujan berubah bak kubangan kerbau.
Kondisi ini sering membahayakan pengguna jalan, terutama anak-anak sekolah yang melintas setiap harinya.
Salah satu warga sekitar, Taufik (50) mengatakan, aksi gogoh ikan lele dan penanaman pohon pisang ini merupakan bentuk penyampaian aspirasi sekaligus luapan kecewa masyarakat.
"Jalan ini sudah rusak cukup lama, tapi sampai hari ini belum juga diperbaiki. Aksi seperti ini sudah beberapa kali kami lakukan. Sekarang zamannya no viral no justice," ujar Taufik.
Ia berharap aksi tersebut mendapat perhatian langsung dari Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas agar segera ada tanggapan nyata dari pemerintah daerah.
“Semoga gogoh lele di jalan rusak ini sampai ke Pak Bupati dan cepat direspon,” lanjutnya.
Pringsewu
sampaikan aspirasi
warga Wonodadi
gogoh lele dan tanam pohon pisang
di jalan rusak
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
