Jelang Tutup Tahun, Harga Singkong Naik
Juan Santoso Situmeang
Mesuji
RILISID, Mesuji — Delapan hari jelang Tahun 2025, harga singkong di Kabupaten Mesuji yang sempat anjlok, saat ini, Senin (23/12/2024) menjadi Rp1.370/kg.
Kenaikan harga ini disambut baik para petani ubi kayu di Bumi Ragab Begawe Caram.
Aan (38), petani singkong di Desa Simpang Mesuji, mengaku segera mencabut tanaman singkongnya karena harga sudah membaik.
"Saya menunggu harga naik, soalnya kemarin harga masih Rp1000-an per kilogram," ujarnya.
Demikian juga Dapit (50), petani di Desa Simpang Pematang, mengatakan ia sudah sempat panen singkong 2 Ha miliknya.
Ia mengaku sudah mendengar harga komoditas penghasil tepung tapioka itu mulai berangsur naik.
"Kalau sampai Rp1.300 keatas, saya panen semua lah singkong saya," ujarnya.
Kenaikan harga singkong di Mesuji hampir berbarengan dengan penetapan harga komoditas tersebut oleh Pj. Gubernur Lampung, Samsudin.
Pemerintah Provinsi Lampung, hari ini juga menetapkan harga jual singkong ke pabrik Rp1.400/kg dengan potongan paling tinggi 15 persen.
Hal itu berdasarkan hasil rapat Pj. Gubernur dengan para pimpinan perusahaan (pabrik) tapioka dan perwakilan petani singkong yang ada di Provinsi Lampung.
Harga singkong naik
komoditas pertanian
kabupaten Mesuji
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
