Gagalnya 24 Proyek Infrastruktur di Lampura, HMI Kotabumi Beri Rapor Merah Dinas SDABMBK

Furkon Ari

Furkon Ari

Lampung Utara

31 Desember 2025 20:00 WIB
Daerah | Rilis ID
Ketua Bidang Perguruan Tinggi, Kemahasiswaan, dan Pemuda HMI Cabang Kotabumi, Yudi Rahman.
Rilis ID
Ketua Bidang Perguruan Tinggi, Kemahasiswaan, dan Pemuda HMI Cabang Kotabumi, Yudi Rahman.

RILISID, Lampung Utara — Kegagalan merealisasikan 24 paket proyek infrastruktur vital pada Tahun Anggaran 2025 di Kabupaten Lampung Utara (Lampura) menjadi sorotan keras Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kotabumi.

Proyek-proyek yang sejatinya menyentuh kebutuhan dasar masyarakat tersebut, dinilai mandek total dan mencerminkan buruknya tata kelola pembangunan daerah.

Atas kondisi tersebut, HMI Cabang Kotabumi mendesak Bupati Lampura untuk mengambil langkah tegas dan terukur terhadap organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, khususnya Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK), sebagai bentuk pengendalian manajemen pemerintahan daerah.

HMI menegaskan, sebagai penanggung jawab utama kebijakan daerah, Bupati tidak dapat melepaskan tanggung jawab atas buruknya kinerja dinas teknis yang gagal mengeksekusi program strategis.

Atas kegagalan tersebut, HMI Cabang Kotabumi secara terbuka memberikan rapor merah kepada Dinas SDABMBK.

Berdasarkan data yang dihimpun, 24 paket proyek yang mangkrak terdiri dari 21 kegiatan peningkatan dan perbaikan jalan serta tiga paket pembangunan dan rehabilitasi jembatan.

Kegagalan ini berdampak langsung pada terhambatnya mobilitas masyarakat, menurunnya aktivitas ekonomi daerah, serta meningkatnya risiko keselamatan pengguna jalan di sejumlah kecamatan.

Ketua Bidang Perguruan Tinggi, Kemahasiswaan, dan Pemuda HMI Cabang Kotabumi Yudi Rahman menegaskan, mandeknya puluhan proyek tersebut bukan semata persoalan teknis, melainkan cerminan rapuhnya fungsi kepemimpinan dalam memastikan perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan pembangunan berjalan efektif.

"Ironisnya, kegagalan penyerapan anggaran pembangunan ini justru berpotensi memicu Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) yang tinggi, sementara kondisi infrastruktur di lapangan baik di wilayah perkotaan maupun perdesaan Lampura masih banyak yang rusak parah dan membutuhkan penanganan segera," ujar Yudi, Rabu (31/12/2025).

HMI;mendesak dilakukan evaluasi yang menyeluruh dan serius.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Agus Pamintaher
Tag :

Infrastruktur

Proyek

Anggaran Tahun 2025

HMI

Dinas SDABMBK

Mandek Total

Bupati Lampung Utara

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya