Awas! Awal Tahun 2025 Diskes Kabupaten Pringsewu Catat 21 kasus DBD
Yuda Haryono
Pringsewu
RILISID, Pringsewu — Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Pringsewu, mencatat laporan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang terjadi di awal tahun 2025, terdapat 21 kasus.
Kepala Bidang Pemberantasan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Diskes Kabupaten Pringsewu dr. Hadi mengatakan, faktor yang yang menyebabkan peningkatan DBD karena meningkatnya populasi nyamuk Aedes Aegypti.
Nyamuk tersebut merupakan faktor utama penyebaran virus dengue dan jika populasinya meningkat, maja kemungkinan penularan juga meningkat
"Kondisi Cuaca seperti musim hujan menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk penyebab DBD," ujar dr. Hadi, Kamis (16/1/2025).
Menurut dr Hadi, kurangnya pengetahuan tentang pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dapat menyebabkan peningkatan tempat berkembang biaknya nyamuk.
Kebiasaan masyarakat yang tidak menjaga kebersihan lingkungan juga berkontribusi pada peningkatan angka kasus DBD.
"Tercatat pada tahun 2024 sebanyak 723 kasus dan awal tahun ini sudah ada 21 kasus," imbuhnya.
Ia menyampaikan pesan kepada masyarakat agar secara rutin, melakukan pemeriksaan di sekitar rumah.
Hal itu untuk memastikan tidak ada tempat-tempat yang bisa menampung air dan menjadi sarang nyamuk
“Pastikan lingkungan sekitar rumah tetap bersih, terutama di sekitar pekarangan dan halaman rumah," pungkas Kabid P2P. (*)
Pringsewu
21 kasus DBD
awal tahun 2025
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
