Jalan Kalicinta-Dorowati Dekat Kota Tapi Terlupakan dan Inilah Deretan Proyek Gagal di Lampung Utara
Furkon Ari
Lampung Utara
Kepala Desa Kalicinta Suparno, menyebut Pemkab sempat menjanjikan target pembangunan rampung pada akhir 2025.
Namun memasuki 2026, kondisi jalan masih seperti akses di wilayah pedalaman.
"Padahal ini dekat kota. Warga sudah lelah menunggu," katanya.
Kegagalan proyek tak hanya terjadi di wilayah pinggiran.
Di jantung Kota Kotabumi, rehabilitasi Jalan KS Tubun di samping Islamic Center yang dianggarkan sekitar Rp750 juta tak kunjung dikerjakan.
Jalan strategis itu kini dipenuhi lubang dan genangan air, menjadi titik rawan kecelakaan.
"Kalau hujan pasti ada yang jatuh. Yang kami terima hanya janji, tidak pernah realisasi," ujar Rahmat, warga Kelurahan Kota Alam.
Sebelumnya, sorotan tajam juga datang dari kalangan mahasiswa.
Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kotabumi menilai kegagalan 24 paket proyek yang terdiri dari 21 ruas jalan dan tiga jembatan sebagai cermin buruknya tata kelola pembangunan daerah.
"Ironis. Anggaran berpotensi menjadi Silpa (sisa lebih penghitungan anggaran), tapi jalan rusak ada di mana-mana," kata Ketua Bidang PTKP HMI, Yudi Rahman.
Jalan Rusak
Proyek
SDABMBK
Kabupaten Lampung Utara
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
