Jalan Kalicinta-Dorowati Dekat Kota Tapi Terlupakan dan Inilah Deretan Proyek Gagal di Lampung Utara
Furkon Ari
Lampung Utara
RILISID, Lampung Utara — Jalan Kalicinta-Dorowati di Desa Kalicinta, Kecamatan Kotabumi Utara, menjadi potret nyata gagalnya janji pembangunan di Kabupaten Lampung Utara (Lampura) sepanjang tahun 2025.
Hingga tahun anggaran berakhir, ruas jalan yang hanya berjarak beberapa kilometer dari pusat Kota tersebut tetap rusak parah, berlumpur saat hujan dan berubah menjadi lautan debu di musim kemarau.
Janji pengerasan jalan bahkan tak pernah bergerak dari meja perencanaan.
Kondisi tersebut bukan kasus tunggal. Jalan Kalicinta-Dorowati merupakan bagian dari 24 paket proyek jalan dan jembatan yang gagal direalisasikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampura melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) pada Tahun Anggaran 2025.
Ironisnya, seluruh paket proyek itu telah masuk tahap perencanaan dan didukung alokasi anggaran.
Bagi warga, kegagalan pembangunan bukan sekadar data administrasi, melainkan persoalan sehari-hari.
"Sudah hampir 10 tahun tinggal di sini, jalannya tidak pernah berubah," kata Catur, warga Kalicinta, Senin (5/1/2026).
Saat hujan, jalan menjelma kubangan lumpur dan minimnya penerangan membuat perjalanan malam hari semakin berisiko.
Dampak ekonomi pun tak terelakkan seperti yang dialami petani karet Kris Kuncoro karena biaya angkut hasil panen meningkat.
"Muatan tidak bisa penuh karena takut kendaraan rusak. Ongkos naik, motor dan mobil cepat hancur," ujarnya.
Jalan Rusak
Proyek
SDABMBK
Kabupaten Lampung Utara
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
