Tiga Pilar Pemerintahan Diminta Tangkal Radikalisme dan Terorisme
Muhammad Iqbal
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Wakapolda Lampung Brigjen Angesta Romano Yoyol meminta tiga pilar pemerintahan, mulai Bhabinkamtibmas, Babinsa dan kepala desa melakukan deteksi dini terhadap segala bentuk ancaman gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah tugasnya masing-masing.
“Saya minta kita semua mampu bersinergitas dalam melakukan pendeteksian dini terhadap ancaman gangguan kamtibmas, terlebih menangkal tindakan radikalisme dan terorisme,” katanya saat apel tiga pilar di Lapangan Korpri Kantor Gubernur Lampung, Rabu (30/5/2018).
Sementara Pjs. Gubernur Lampung Didik Suprayitno mengatakan pihaknya sangat menekankan tehadap kepala desa dan lurah agar mampu memberikan update data terbaru bagi semua masyarakat yang ada di wilayahnya masing-masing.
“Saya harapkan kepala desa dan lurah mampu bekerjasama dengan RT setempat untuk dapat memberikan update data terbaru terkait data penduduk yang ada di wilayah masing-masing, mulai dari tamu yanh hadir, warga yang pindah. Kita harus bisa bersinergi bersama TNI-Polri agar terciptanya wilayah yang aman dan kondusif,” terangnya.
Didik menambahkan, ketahanan nasional harus didukung oleh ketahanan lainnya yaitu ketahanan ideologi, politik, ekonomi, sosial dan budaya.
“Jika semua ketahanan tersebut bersinergi maka Pilkada tahun 2018 akan sukses dan aman,” tuturnya.
Seruan senada dilontarkan Danrem 043 Garuda Hitam Kolonel KAV Erwin Djatniko. Pihaknya siap membantu pemerintahan dan Polri terkait menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Dan semoga kebersamaan ini tidak hanya dalam tugas , melainkan dalam keseharian guna mewujudkan sinergitas ketiga pilar tersebut dalam mejaga ketahanan kamtibmas,” ucapnya. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
