Terungkap, Pemkot Biarkan Alam "Bunuh" Ribuan Angkot
Anonymous
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Pemkot Bandarlampung rupanya sengaja membiarkan alam membunuh sekitar 1.200 angkutan kota (angkot) di kota ini.
Di tengah maraknya transportasi online, pemkot menegaskan tidak akan mengeluarkan izin angkot yang baru.
”Hanya boleh memperpanjang izin trayek. Nanti yang tidak layak, lama-lama mati dengan sendirinya,” papar Sekretaris Kota (Sekkot) Bandarlampung, Badri Tamam, Sabtu (8/9/2018).
Disinggung pemkot akan mengganti angkot dengan transportasi massal lainnya, Badri menyatakan saat ini belum dipikirkan.
Kabid Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Bandarlampung, Ricardo, membenarkan pihaknya tetap melayani uji kir (keur, Belanda).
Kir merupakan pengujian kendaraan bermotor untuk mengetahui apakah memenuhi spesifikasi teknis yang dibutuhkan atau tidak.
Uji coba ini berada di bawah otoritas dishub untuk memastikan angkot yang melayani 10 trayek di Bandarlampung itu benar-benar layak jalan. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
