Rumah Sakit Ahmad Yani Siap Tangani Pasien Virus Corona
Anonymous
Metro
RILISID, Metro — Rumah Sakit (RS) Ahmad Yani Kota Metro menjadi salah satu Rumah sakit rujukan penanganan virus corona dan menyatakan siaga, Rabu (4/3/2020)
Wakil Direktur (Wadir) Pelayanan Fitri Agustina mengatakan, RS Ahmad Yani sudah mempersiapkan, walaupun hanya menjadi salah satu rumah sakit rujukan Satelit dari Kementrian kesehatan (Kemenkes)
"Maksudnya satelit, bila rujukan pertama yakni Rumah Sakit Abdul Moeloek pasien terinfeksi virus corona disana penuh, nantinya akan langsung dikirim ke rumah Sakit Ahmad Yani," kata dia.
Lebih lanjut Fitri mengatakan, pihaknya sudah mempersiapkan ruangan isolasi yang juga dilengkapi dengan fasilitas seperti fentilator, siringpam, monitor, alat pelindung diri sudah dipersiapkan walapun alat dari Dinas Kesehatan Provinsi masih ada dua.
"Untuk penambahan pastinya ada, sesuai dengan arahan Kepala Dinas kesehatan Provinsi Lampung, penambahan alat nantinya akan dilakukan di tahun 2021, " tegasnya.
Pihaknya siap dengan peralatan seadanya dan terus akan dilakukan koordinasi terhadap rumah sakit rujukan pertama yakni Rumah Sakit Abdul Moeloek.
Terpisah, Kabid Pelayanan Dinas Kesehatan Kota Metro A. Eko S mengatakan, semua yang dilakukan dengan jelas dan sesuai dengan arahan Dinas Kesehatan Provinsi baik itu Kementrian Kesehatan.
"kita Kerja dengan protap dan SOP, untuk garda didepan adalah Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP). Pekerjaan itu nanti ada di pelayanan dasar. Bila
Ada gejala kita tidak boleh gegabah terlebih dahulu, nanti bila benar positif akan dilakukan penjemputan dari Abdul Moeloek," kata dia.
Eko mengatakan, penjemputan dengan Mobil khusus yang semuanya itu dari pihak KKP langsung. Dan pihaknya akan melakukan sosialiasi terhadap masyarakat, agar tidak timbul kepanikan.
"Masyarakat tidak perlu khawatir terkait Virus corona, kehawatiran ini yang akan menimbulkan penyakit nantinya," pungkasnya. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
