Potong Gaji, Gerindra: Kegagalan Pemerintah Tak Harus Ditanggung Parlemen

Nailin In Saroh

Nailin In Saroh

Jakarta

28 Mei 2018 23:39 WIB
Nasional | Rilis ID
DPR RI. ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza
Rilis ID
DPR RI. ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILISID, Jakarta — Anggota Komisi VI DPR RI, Abdul Wachid, menolak gaji anggota dewan dipangkas 10 persen untuk mencicil utang pemerintahan Joko Widodo.

"Kegagalan pemerintah dalam mengelola negara, tidak harus ditanggung oleh parlemen. Yang perlu segera diselesaikan dalam waktu cepat untuk memulihkan kepercayaan luar negeri terhadap negara kita, yaitu menyangkut pertumbuhan ekonomi dan politik," ujarnya di Jakarta, Senin (28/5/2018).

Menurut politisi Partai Gerindra ini, Presiden harus bertindak tegas terhadap para pembantunya yang tidak bisa bekerja. Bukan sebaliknya, mengurangi gaji parlemen dan menteri.

"Terutama di dalam koordinator Menko Perekonomian dan masih banyak lagi para menteri yang hanya 'setor muka', 'cari muka', yang hanya membangun pencitraan tapi realitanya tidak ada pengaruh di rakyat. Bahkan, merusak citra Presiden," paparnya.

"Saya kira ini, Presiden sudah tahu. Tinggal berani bertindak atau tidak," tuntas Wachid.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Elvi R
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya