Pengangguran Milenial Jadi Tantangan Pemerintah Turunkan Angka Kemiskinan

Nailin In Saroh

Nailin In Saroh

Jakarta

11 September 2018 17:53 WIB
Nasional | Rilis ID
Rilis ID

RILISID, Jakarta — Anggota Komisi XI DPR RI Harry Poernomo meminta pemerintah segera mendeteksi validitas angka pengangguran yang mayoritas adalah kelompok pencari kerja pemula atau kaum milenial. Sebab, kata dia, polemik masyarakat akhir-akhir ini lebih disajikan data-data makro. 

"Tapi setelah mempelajari dengan rinci, ternyata penurunan angka kemiskinan yang dinikmati sekarang kalau dibedah lebih jauh ternyata didominasi pengangguran milenial, atau pencari kerja pemula," ujar Harry di Jakarta, Selasa (11/9/2018).

Menurut politisi Partai Gerindra itu, pengangguran milenial inilah yang menjadi tantangan serius pemerintah sekarang. Karena dampak pengaruhnya akan terjadi dalam waktu yang akan datang. 

"Ini tantangan bagaimana menekan angka pengangguran pencari kerja pemula ini. Karena ini beresiko jauh lebih besar bagi pengangguran usia tua," tukasnya.

Harry menilai, pemerintah harus serius menyikapi tingginya angka pengangguran kaum milenial di Indonesia. Pasalnya, menurut dia, kondisi ini sangat berbahaya bagi kelangsungan kehidupan masyarakat dalam waktu jangka panjang.

Harry menambahkan, data statistik sangat penting dalam melacak validasi angka pengangguran di masyarakat. 

Untuk itu, ditegaskannya BPS sebagai lembaga yang bergerak di bidang statistik dan data mesti memiliki sajian data yang akurat dan jujur serta netral dari intervensi pihak manapun. 

"Harapan saya, BPS mampu menyajikan data yang akurat, jujur, integritas, netral dan steril dari intervensi pihak manapun. Data ini kan menunjukkan realitas di lapangan," tandasnya.

 

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya