Menhan Tunggu Laporan BUMN dan BPK Soal Dugaan Korupsi Asabri

Tari Oktaviani

Tari Oktaviani

Jakarta

14 Januari 2020 20:14 WIB
Nasional | Rilis ID
Istimewa
Rilis ID
Istimewa

RILISID, Jakarta — Menteri Pertahananan Prabowo Subianto kini tengah mempelajari dan menunggu laporan lengkap dari Menteri BUMN dan BPK terkait dugaan kasus korupsi PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata atau Asabri Asabri (persero). 

"Menhan sedang mempelajari dan menunggu informasi lengkap permasalahannya dari Menteri BUMN dan BPK," kata Staf Khusus Menteri Pertahanan RI Bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Antara Lembaga, Dahnil Anzar Simanjuntak dalam keterangan persnya, Jakarta, Selasa (14/1/2020).

Namun disamping itu, Menhan ujar Daniel ingin dana asuransi para prajurit tetap aman walaupun ada kasus ini.

"Menhan ingin memastikan dana prajurit tetap aman dan tidak terganggu,” tegasnya.

Daniel mengatakan, Menhan berkepentingan dengan kasus Asabri meski Asabri adalah perusahaan dibawah Kementerian BUMN. Hal ini karema total aset PT Asabri senilai Rp35,188 triliun, berasal dari uang iuran pensiun prajurit TNI/Polri dan PNS TNI/Polri termasuk PNS Kemhan.

"Dari total gaji seluruh prajurit maupun PNS, PT Asabri memotong gaji pokok sebesar 4,75 persen tiap bulan dan 3,25 persen untuk tunjangan hari tua," paparnya.

 

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya