Memprihatinkan! Lantai Dua Pasar Induk Pringsewu Banyak Tutup Sejak Kalah Saing dengan Online Shop
Yuda Haryono
Pringsewu
RILISID, Pringsewu — Kondisi Pasar Induk Pringsewu khususnya di lantai dua sangat memprihatinkan, karena banyak yang tutup akibat sepi pembeli.
Kondisi ini terjadi sejak pandemi Covid-19 dan juga banyak pembeli yang beralih membeli melalui online.
Dari pantauan Rilis.id Lampung, Kamis (1/8/2024), banyaknya toko yang tutup menambah kondisi Pasar cenderung gelap.
Beberapa toko busana (Fashion) dan aksesori nampak masih ada yang buka, namun pembeli yang mampir ke toko tersebut tidak ada sama sekali.
Salah satu pegawai toko busana Pasar Pringsewu menyebut, sepinya pasar karena masifnya jual beli dan live online baik di e-commerce maupun medsos.
“Mulai maraknya live Shopee, TikTok, IG, menjadikan omzet kami menurun drastis sejak Covid-19,” ujarnya. (*)
Pringsewu
ratusan toko
pasar pringsewu
tutup
sepinya pembeli
kalah bersaing penjual online
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
