Liburan ke Pantai, Waspadai Bulu Babi dan Ubur-ubur

Default Avatar

Anonymous

Serang

16 Juni 2018 23:20 WIB
Daerah | Rilis ID
Iluatrasi wisatawan yang berlibur di Pantai Anyer Serang. FOTO: Youtube
Rilis ID
Iluatrasi wisatawan yang berlibur di Pantai Anyer Serang. FOTO: Youtube

RILISID, Serang — Tim medis dan paramedis Posko Kesehatan Polda Banten meminta wisatawan yang memanfaatkan libur Lebaran m di kawasan Pantai Anyer, Kabupaten Serang, mewaspadai keberadaan bulu babi dan ubur-ubur.

"Dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, ada saja pengunjung pantai ini yang tersengat ubur-ubur dan bulu babi (Echinoidea)," kata dr.Ratno Prosa kepada di Posko Kesehatan Polda Banten yang ada di Pantai Bandulu, Anyer, Sabtu (16/6/2018).

Selain menangani sejumlah wisatawan yang tersengat ubur-ubur dan bulu babi, tim medis dan paramedis juga kerap melayani para pengunjung Pantai Bandulu yang pingsan di air dan terluka akibat membentur karang.

Bahkan, kata dia, pada Lebaran tahun lalu, ada dua pengunjung kawasan Pantai Anyer yang meninggal dunia akibat tenggelam.

Posko kesehatan dari Polda Banten di Pantai Bendulu Anyer ini dibuka 24 jam dari 16-24 Juni 2018. Setiap harinya, ada sembilan tenaga medis dan paramedis yang bertugas melayani para pengunjung pantai yang mengeluh sakit atau mengalami kecelakaan laut.

Memasuki Lebaran hari kedua, Pantai Bendulu yang merupakan salah satu dari banyak area pantai yang dikelola warga setempat sebagai destinasi wisata ramai dengan pengunjung yang datang.

"Namun, jumlah pengunjung hari ini belum mencapai puncaknya," katanya.

Pada saat kondisi puncak, tim medis dan paramedis Posko Biddokes Polda Banten yang didukung mobil ambulans dan alat kesehatan yang relatif lengkap ini, siap melayani pengunjung pantai yang berada di Kampung Sirih Lor, Desa Bendulu, Anyer.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya