Layanan Telekomunikasi di Donggala Tidak Dapat Beroperasi
Anonymous
Jakarta
RILISID, Jakarta — Layanan telekomunikasi di Donggala, Sulawesi Tengah dan sekitarnya tidak dapat beroperasi karena pasokan listrik dari PLN terputus.
Menurut Pelaksana tugas Kepala Biro Humas, Kementerian Kominfo, Ferdinandus Setu, hingga pukul 18.00 WIB, hasil pemantauan Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika terdapat 276 base station dengan jaringan 2G, 3G dan 4G tidak bisa digunakan.
"Pascagempa bumi tektonik sebesar 7,7 skala richter di Donggala dan sekitarnya pada Jumat (28/9/2018) pukul 17.02 WIB, jaringan telekomunikasi di Donggala dan sekitarnya tidak dapat beroperasi karena pasokan listrik PLN terputus," katanya melalui siaran pers kepada rilis.id yang diterima di Jakarta, Sabtu (29/9/2018).
Ferdinandus mengatakan, operator telekomunikasi saat ini sedang berupaya memulihkan pasokan listrik dengan menggunakan Mobile Backup Power (MBP) dan menunggu pulihnya pasokan jaringan listrik dari PLN.
Menteri Kominfo, Rudiantara, juga telah menugaskan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informatika (BAKTI) untuk mengirimkan 30 unit telepon satelit guna mendukung koordinasi penanganan bencana di Donggala dan sekitarnya.
Sebelumnya, Kementerian Kominfo dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengirimkan informasi gempa bumi melalui pesan singkat ke semua pengguna ponsel di daerah Donggala dan sekitarnya pada hari Jumat sejak pukul 14.09 WIB.
Short Message Services (SMS) Blast dikirimkan sebanyak 7 kali dan SMS peringatan dini tsunami telah dikirim pada pukul 17.02 WIB.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
