Lapor Pak Bupati, Penderita TBC di Bagelen Butuh Bantuan

Darmansyah Kiki

Darmansyah Kiki

Pesawaran

4 Maret 2020 18:42 WIB
Daerah | Rilis ID
Nurdin, warga Bagelen menderita penyakit TBC. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/Darmansyah Kiki
Rilis ID
Nurdin, warga Bagelen menderita penyakit TBC. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/Darmansyah Kiki

RILISID, Pesawaran — Sudah dua bulan Nurdin (56), warga Dusun 4, Desa Bagelen, Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran, terbaring lemah karena menderita penyakit tuberkulosis (TB/TBC).

Keterbatasan ekonomi keluarga membuat bapak tiga anak ini hanya berobat alakadarnya menggunakan fasilitas BPJS dan surat keterangan tidak mampu.

Untuk bernapas pun, Nurdin tak lepas dari bantuan oksigen setiap harinya. Pihak keluarga terpaksa merogoh kocek Rp40 ribu per hari demi mendapatkan satu tabung oksigen.

“Sementara ini hanya berobat jalan. Tidak punya biaya untuk rawat inap di RS Abdul Moeloek (RSUDAM). Bapak sekarang harus memakai tabung oksigen yang hanya dipakai sehari saja. Per tabungnya Rp40 ribu, lagipula beli tabung oksigennya di Bandarlampung, di Pesawaran tidak ada jualannya,” ucap Rusmini (45), istri Nurdin saat ditemui di kediamannya, Rabu (4/3/2020).

"Bapaknya enggak bisa kemana-mana. Saya hanya bisa pasrah dan berdoa dengan kondisi bapaknya,” lanjutnya sembari memapah suaminya menuju ruang tamu yang didatangi Kepala Desa Bagelen Merdi Parmanto.

Kondisi rumah Nurdin juga jauh dari kata layak, yang berdindingkan geribik dan papan. Kini, sang istri harus banting tulang sebagai buruh serabutan untuk mencari biaya pengobatan suaminya.

“Sebelum bapak sakit, dialah yang menopang ekonomi keluarga. Dan setelah sakit, saya dan anak-anak yang mengurus semuanya. Mau gimana lagi,” ucap Rusmini.

Sebelum menderita TBC, Nurdin sempat mengalami pegel linu dan demam. Pihak keluarga pun memohon bantuan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona.

“Kami orang enggak punya. Ini saja untuk beli tabung oksigen setiap hari saja keteteran. Sedangkan bapak harus rutin menggunakan alat itu. Ya, dijalani saja mas, dengan sabar dan ikhlas. Mohon doanya semoga bapak bisa cepat sembuh. Jika ada kemampuan bagi para dermawan, mohon bantu saya untuk biaya pengobatan. Kami sangat berharap bapak bisa sembuh dari penyakit ini,” harap Rusmini.

Sementara Kepala Desa Bagelen Merdi Parmanto mengaku prihatin atas musibah yang menimpa Nurdin.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Segan Simanjuntak
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya