Konjen Tiongkok Tertarik Investasi Bidang Infrastruktur dan Pembangkit Listrik di Lampung
Anonymous
Bandarlampung
"Pengaruh ekonomi pasti ada tapi ini hanya sementara tidak akan lama, akan kembali stabil. Sekarang ekonomi dunia adalah ekonomi global, kami sedang bersifat terbuka dan transparan dan aktif kerjasama dengan negara lain," jelasnya.
Sekarang, kata Dia perdagangan Produk Tiongkok pasti berpengaruh akibat virus corona ini. Karena logistik sebagian didukung akan hal itu.
"Tapi ini perdagangan kita akan kembali seperti dulu. Penurunan secara signifikan tidak ada," jelasnya.
Dia juga mengaku Pemerintah Tiongkok optimis mampu menangani virus corona dan apa yang dilakukan Tiongkok mendapat dukungan dari 170 pemimpin negara dunia. Termasuk Indonesia pun mendukung dan yakin Tiongkok mampu mengatasi permasalahan ini.
"Sejak munculnya virus corona, pemerintah Tiongkok sudah mengambil langkah-langkah sangat tinggi dan kerja keras untuk menangani virus corona juga didukung oleh petinggi pimpinan di 170 negara, dan semua orang sangat peka dengan penyakit ini. Tapi ini penyakit tidak bertambah lagi jika di Tiongkok, hanya di Wuhan. Kami juga berharap bisa kerjasama dengan negara lain untuk atasi virus corona, dan berbagi dengan negeri lain dalam menangani virus corona," jelasnya.
Saat ini, kata Qiu Weiwei jumlah penderita sudah jauh berkurang karena setiap hari sekitar 2.000 pasien yang terinfeksi Corona, kini dinyatakan sembuh.
Qiu Weiwei menjelaskan cara yang paling efektif mencegah penularan virus tersebut dengan cara banyak mencuci tangan dan muka. Kemudian jika ada yang terinfeksi langsung dirujuk ke rumah sakit dan dimasukkan ke ruangan isolasi agar cepat ditangani.
"Cara-cara yang kami ambil sudah efektif, kondisinya sudah berlanjut dengan yang lain. Dan sekarang tiap hari sudah banyak orang yang sembuh dan tidak lagi orang banyak yang sakit. Kami sangat percaya diri tangani virus corona dengan baik. Untuk itu kami mulai bekerja kembali untuk investasi. Sekarang sebaian besar orang sudah kembali ke tempat kerja mereka dan mulai bekerja lagi," terangnya.
Dia menceritakan situasi orang Tiongkok saat ini meski masih adanya Virus Corona, pihaknya tetap sangat waspada.
"Jadi orang-orang mulai kerja lagi harus pakai masker untuk bersama orang ramai," jelasnya.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
