Kasau: Ramadan Bisa Melatih Mental Prajurit Lebih Tangguh
Zulhamdi Yahmin
Jakarta
RILISID, Jakarta — Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Kasau) Marsekal Yuyu Sutisna, mengatakan, bulan suci Ramadan adalah momentum untuk menempa diri yang relevan bagi kehidupan para prajurit di kedinasan maupun di masyarakat. Bahkan, kata dia, Ramadan juga bisa melatih mental prajurit menjadi lebih tangguh.
Hal itu disampaikan Yuyu saat menggelar buka bersama 1000 anak yatim piatu di hanggar Skadron 45 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (28/5/2018).
"Melalui momentum buka bersama, kita implementasikan hikmah puasa dalam kehidupan sehari-hari guna peningkatan iman dan takwa kepada Allah," kata mantan Panglima Koopsau 1 tersebut.
Dalam acara buka bersama itu, 1000 anak yatim piatu dari beberapa panti asuhan di Jakarta, dihadirkan untuk berbagi kebahagiaan bersama dengan para prajurit TNI AU.
Acara itu juga dihadiri Wakil Kasau (Wakasau) Marsekal Madya (Marsdya) Wieko Sofyan, Sekjen Kemhan Marsdya TNI Hadiyan Sumintaatmadja, dan Kepala Basarnas Marsdya TNI M Syaugi.
Dalam kesempatan itu, hadir sebagai penceramah yaitu Ustaz Anwar Sanusi. Dalam ceramahnya, dia menyampaikan keutamaan ibadah puasa yang mampu menghapus dosa-dosa manusia di masa lalu.
Namun, salah satu syarat diampuni dosa seseorang adalah doa dan rida dari orang tua.
"Rida Allah juga sangat bergantung rida kedua orang tua yang menjadi perantara dihapusnya dosa-dosa manusia" paparnya.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
