Jangan Lagi Terjadi Kekosongan Blanko KTP-el di Lambar
lampung@rilis.id
Lampung Barat
RILISID, Lampung Barat — Jumlah blanko kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) yang tersedia di Desember 2019 hanya 500 lembar. Sementara, masyarakat yang mengajukan permohonan mencapai 800 orang.
Hal itulah yang membuat pihak Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Lampung Barat (Disdukcapil Lambar) pusing. Masyarakat pun yang tidak kebagian ikut galau menunggu kepastian.
Salah satu warga Lombok Seminung, Ahmad Samsir (51), menjelaskan keterbatasan blanko KTP-el di tahun 2019 lalu sempat membuat dirinya kesal.
”Saya pernah buatkan anak KTP-el dan blankonya habis. Masak iya hanya buat KTP-el saja harus bolak-balik," keluhnya, Senin (13/1/2020).
Menurut dia, proses pembuatan KTP-el sebenarnya mudah. Tinggal isi blanko, perekaman, menunggu, lalu selesai. Sayang blankonya terbatas.
"Untuk ke depan supaya pengadaan blanko diperbanyak dan diupayakan tidak sampai kehabisan,” harapnya.
Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Lambar, AK Syamsul, membenarkan keterbatasan blanko di tahun 2019. Ini disebabkan permintaan besar, sementara stok terbatas.
"Tahun kemarin kebutuhannya besar karena banyak masyarakat yang belum tertib. Dalam artian, banyak yang pindah tempat tinggal," sambungnya.
Untuk tahun 2020, pengadaan blanko KTP-el ditambah. Jika tahun 2019 mencapai 14 juta, tahun ini hingga 16 juta.
"Semoga tahun ini tidak ada lagi kekurangan blanko," pungkasnya. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
