JTTS Jadi Jalur Mudik: Dewan Temukan Banyak Persoalan, Pemprov Klaim Persiapan 100%

Default Avatar

Anonymous

Bandarlampung

28 Mei 2018 19:59 WIB
Pemerintahan | Rilis ID
Pemprov Lampung optimistis Jalan Tol Trans Sumatera ruas Sabahbalau, Tanjungbintang, Lampung Selatan, bisa dilalui pemudik tahun ini. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/Taufik Rohman
Rilis ID
Pemprov Lampung optimistis Jalan Tol Trans Sumatera ruas Sabahbalau, Tanjungbintang, Lampung Selatan, bisa dilalui pemudik tahun ini. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/Taufik Rohman

RILISID, Bandarlampung — Ketua Komisi IV DPRD Lampung Mozes Herman kecewa dengan lambannya pembebasan lahan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) untuk ruas Bakauheni-Terbanggibesar dan Terbanggibesar-Pematangpanggang.

“Sebelum diresmikan Presiden Joko Widodo, seharusnya pihak perusahaan PT Utama Karya menyelesaikan dulu ganti rugi lahan sehingga pembangunan lancar dan tidak berbelit-belit seperti ini,” katanya saat rapat dengar pendapat dengan Tim JTTS Lampung di ruang Komisi IV DPRD Lampung, Senin (28/5/2018).

Berdasarkan data di lapangan, masih kata Mozes, pembangunan JTTS di wilayah Lampung banyak permasalahan, mulai pembebasan lahan hingga pembayaran ganti rugi.

“Kita harapkan secepatnya berbagai permasalahan ini selesai, sehingga tahun depan bisa benar-benar digunakan untuk angkutan mudik Lebaran,” ujar mantan Wali Kota Metro ini.

Sekretaris Komisi IV DPRD Lampung Murdiansyah Mulkan menyampaikan bahwa pembangunan JTTS merupakan solusi untuk mengatasi kemacetan panjang yang kerap terjadi di wilayah Tegineneng Kabupaten Pesawaran dan Bandarjaya, Lampung Tengah.

“Untuk itu tugas kita komisi IV mengawasi pekerjaan proyek pembangunan jalan tol ini dalam persiapan arus mudik, maka untuk itu kita perlu fungsi pengawasan, sehingga memanggil satker-satker terkait,” ucapnya.

Sementara Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Lampung Taufik Hidayat menyatakan optimistis JTTS bisa dilalui pemudik pada tahun ini. Ia mengklaim persiapan sudah mencapai 100 persen meski masih ada pekerjaan yang belum selesai.

“Selama Lebaran jalan tol bisa dilalui pada siang hari dengan menggunakan satu jalur. Kenapa tidak bisa dilalui malam hari? Karena pemasangan lampu jalan belum ada,” katanya.

JTTS yang bisa dilalui pemudik adalah ruas jalan STA 0-39,4 Sidomulyo sampai STA 109-140 Simpangmetro sampai Terbanggibesar. Nantinya pemudik bisa menggunakan e-money tol nol bayar. (*)

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Segan Simanjuntak
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya