Indonesia Diminta Ambil Sikap dalam Konflik AS-Iran

Zulhamdi Yahmin

Zulhamdi Yahmin

Jakarta

10 Januari 2020 16:30 WIB
Nasional | Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi Supratman
Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi Supratman

RILISID, Jakarta — Pemerintah Indonesia diminta untuk segera mengambil sikap terkait memanasnya hubungan Iran dengan Amerika Serikat (AS) pascaserangan pesawat nirawak milik AS yang menewaskan Kepala Pasukan Elit Quds Iran, Mayor Jenderal Qassem Soleimani. 

Hal itu disampaikan Wakil Ketua MPR, Fadel Muhammad, saat bertemu dengan Dubes Iran untuk Indonesia, Mohammad Khoush Heikal Azad di Jakarta, Jumat (10/1/2020). 

"Saatnya Indonesia berperan dalam isu yang sangat krusial ini karena konflik panas tersebut bukan hanya masalah AS-Iran, melainkan menjadi masalah kemanusiaan yang banyak negara mesti berperan, termasuk Indonesia," kata Fadel. 

Menurut Fadel, konflik AS-Iran susah menjadi isu global yang juga berpotensi menimbulkan dampak besar secara global. Untuk itu, pernyataan sikap dari Indonesia sangat penting. 

Fadel mengaku prihatin dan sangat menyayangkan terjadinya konflik antara AS dan Iran, terutama terjadinya pembunuhan terhadap Qassem Soleimani yang menjadi pemantik memanasnya hubungan kedua negara tersebut. 

"Saya sebagai pimpinan MPR serta mewakili pimpinan MPR lainnya menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya Qassem Soleimani kepada pemerintah dan rakyat Iran. Apalagi, almarhum Qassem sangat dihormati rakyat Iran," ujarnya.

Dalam pertemuan itu, ungkap Fadel, Dubes Iran untuk Indonesia menyampaikan bahwa almarhum Soleimani adalah seorang pahlawan untuk bangsa Iran, seperti tokoh pahlawan Jenderal Sudirman untuk bangsa Indonesia.

Fadel juga sangat mengapresiasi sikap pemerintah Iran yang akan berusaha mengambil jalan damai dalam penyelesaian konflik dengan AS.

"Dubes Iran menyatakan bahwa sikap Iran yang terbaru saat ini adalah berusaha menahan diri atau cool down berupaya keras tidak membuat ketegangan lebih panas lagi. Itu menurut saya hal yang patut diapresiasi," paparnya.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya