Hingga Semester V, Nilai Akademik Irma Novianingsih Selalu Bagus

Default Avatar

Anonymous

Tulungagung

28 Mei 2018 17:23 WIB
Nasional | Rilis ID
Mahasiswa. ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza
Rilis ID
Mahasiswa. ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILISID, Tulungagung — Nilai akademik mahasiswi Jurusan Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Tulungagung, Irma Novianingsih, yang dilaporkan dideportasi dari Suriah selalu bagus. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) di atas 3,00.

"Data ini asli, berdasar rekap akademik kemahasiswaan yang diunggah di sistem Siak IAIN Tulungagung dan bisa kami akses di siak.iain-tulungagung.ac.id/mahasiswa," ujar Kasubbag Humas IAIN Tulungagung, Tadjudin, sembari menunjukkan salinan asli berbentuk foto layar (screenshot) data rekam akademik Irma, Senin (28/5/2018).

Pada semester pertama tahun ajaran 2014, IPK Irma mencapai 3,46. Dia mengambil paket 11 mata kuliah setara 23 sistem kredit semester (SKS). Tujuh mata kuliah nilainya A dan empat lainnya B.

Nilainya meningkat pada semester kedua. Indeks Prestasi (IP) 3,29 dan IPK menjadi 3,37. Prestasi akademiknyaa bertahan di kisaran IP 3,2 dam IPK 3,29 lebih hingga semester V. Nilai mata kuliah didominasi A dan B.

Pada semester VI, nilainya mulai merosot. Dari 10 mata kuliah yang didaftarkan, hanya dua yang diikuti. Sehingga, IP akhir semester hanya 1,55. "Sejak itu, Irma sudah tidak pernah masuk," ungkap Tadjudin.

Irma tak lagi mrlakukan registrasi perkuliahan sejak semester VII hingga sekarang. Informasi terbaru, dia bersama tujuh warga negara Indonesia (WNI) lain dilaporkan dideportasi dari Suriah menggunakan pesawat komersil Turkish Airline TK 036.

Saat ini, Irma menjalani karantina di rutan Bambu Apus, Jakarta Timur, di bawah pengawasan Densus 88 Antiteror untuk mendalami keterkaitan mereka dengan jaringa ISIS di Suriah.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya