Hati-hati, Lalu Lintas Bogor-Sukabumi Padat

Default Avatar

Anonymous

Jakarta

16 Juni 2018 12:05 WIB
Daerah | Rilis ID
Ilustrasi macet di jalur Bogor-Sukabumi. FOTO: Instagram/@yc0pxv
Rilis ID
Ilustrasi macet di jalur Bogor-Sukabumi. FOTO: Instagram/@yc0pxv

RILISID, Jakarta — Volume kendaraan dari arah Bogor menuju Sukabumi, Jawa Barat pada hari kedua Idul Fitri 1439 Hijriah atau H+1 lebaran membludak. 

Imbasnya, arus lalu lintas menjadi tersendat.

"Kepadatan arus lalu lintas ini sudah terjadi sejak pagi, bahkan hingga kini di perbatasan Sukabumi-Bogor tepatnya di Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi sudah terjadi penyendatan arus lalu lintas," kata petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor, Iwan Rustiandi, Sabtu (16/6/2018).

Pantauan di lokasi, kepadatan kendaraan yang masuk ke Sukabumi ini sudah tampak dari exit Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) hingga Kecamatan Cicurug. 

Bahkan, antrean panjang kendaraan pun terlihat di Tol Bocimi yang hendak keluar tol.

Tersendatnya arus lalu lintas ini karena volume kendaraan yang melalui jalur utama Ciawi-Cicurug membludak ditambah kendaraan yang keluar dari Tol Bocimi sesi I.

Kemacetan pun terjadi di beberapa titik khususnya di sekitar objek wisata seperti Taman Angsa, Kecamatan Cicurug dan Cimelati, Kecamatan Cidahu. 

Belum lagi banyaknya kendaraan yang keluar masuk persimpangan jalan serta pusat perbelanjaan seperti di Pasar Cicurug, Parungkuda hingga Cibadak.

Informasi yang diperoleh, ekor antrean kendaraan menuju Sukabumi hingga di Cimande, Kabupaten Bogor. 
Tersendatnya arus lalu lintas ini pun juga diperburuk dengan adanya angkot dan angkutan umum L-300 yang mengambil jalur lawan arah.

Sementara, untuk arah dari Sukabumi menuju Bogor arus kendaraan relatif ramai lancar hanya di beberapa titik saja terjadi penyendatan arus sehingga laju kendaraan merayap.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya