Gelombang Tinggi, 13 Kapal Tenggelam di Dermaga TPI Kotaagung
Anonymous
Tanggamus
RILISID, Tanggamus — Buruknya cuaca di Perairan Tanggamus membuat aktivitas nelayan setempat terganggu. Tidak hanya itu, sebanyak 13 kapal tenggelam usai dihantam gelombang setinggi 3 meter, pada Senin (28/5/2018) malam sekira pukul 21.00 WIB.
Ke-13 kapal itu dihantam gelombang air laut saat parkir di dermaga Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kotaagung. 12 kapal milik nelayan dan satu kapal milik Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai Kotaagung.
Menurut Humas Basarnas Lampung Deni Kurniawan, tidak ada korban jiwa akibat hantaman gelombang tinggi tersebut.
“Selain tenggelam, semua kapal milik nelayan pecah dan rusak. Semuanya dalam posisi sandar di dermaga. Kondisi ini juga berdampak pada RIB (Rigid Inflatable Boat) perahu milik 01 Basarnas Lampung yang patah,” katanya kepada Rilislampung.id, Selasa (29/5/2018).
Deni menyatakan bahwa gelombang tinggi disebabkan kencangnya angin dari Laut Hindia. Ia juga meminta masyarakat tenang. Sampai saat ini, gelombang tinggi masih terjadi di Perairan Tanggamus.
“Untuk laporan korban jiwa saat ini masih nihil, dan personel Basarnas sudah melakukan pengecekan di dermaga Kotaagung dan tempat pelelangan ikan,” ujarnya. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
