Freeport Sediakan Penerbangan Mudik untuk Karyawannya
Anonymous
Fakfak
Menurut dia, karyawan adalah aset perusahaan yang paling berharga sehingga perusahaan ingin memastikan karyawan mendapat fasilitas terbaik yang dapat mendukung terbangunnya suasana kerja yang sehat dan produktivitas yang baik.
"Kami berharap karyawan dapat memanfaatkan fasilitas penerbangan Idul Fitri ini dengan baik. Kami berharap di tahun-tahun mendatang semakin banyak karyawan yang memanfaatkan program ini sehingga mereka semua merasa diperhatikan dengan baik oleh perusahaan, mereka bisa berhari raya dengan keluarga di kampung halaman mereka," kata dia.
Salah satu penumpang penerbangan Idul Fitri Divisi Mine Maintenance, La Ode Kaimdhini, yang berangkat dengan lima anggota keluarganya, mengungkapkan rasa syukurnya dengan kemudahan yang diberikan perusahaan.
Ia menyebut sarana itu merupakan penerbangan Idul Fitri kedua baginya setelah keikutsertaannya yang pertama pada 2016.
"Saya bersyukur kepada Allah SWT dan berterima kasih kepada perusahaan atas kemudahan yang disediakan bagi kami untuk pulang kampung. Penerbangan ini sangat memudahkan perjalanan pulang kampung kami karena jika tidak ada penerbangan langsung yang disediakan perusahaan, kami harus menempuh perjalanan yang lebih jauh dan panjang, entah itu transit di Sorong atau Jayapura dulu baru lanjut ke Fakfak. Biayanya pun jauh lebih murah karena tiketnya disubsidi," tutur La Ode.
Penerbangan Idul Fitri tahun ini memberangkatkan 28 karyawan dan anggota keluarganya ke Fakfak melalui Kaimana menggunakan pesawat yang disewa.
Penerbangan Timika ke Fakfak ditempuh dalam waktu dua jam lima belas menit dengan perhentian di Kaimana untuk pengisian ulang bahan bakar pesawat.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
